Mezzala – Musim EPL 2026/27 baru akan bergulir sejak 22 Agustus 2026, tapi komunitas Fantasy Premier League (FPL) sudah lebih dulu sibuk merancang skuad — termasuk mereka yang memilih jalur mode game FPL Draft, mode alternatif tanpa budget yang belakangan makin digemari liga privat karena terasa lebih strategis dan “adil” dibanding FPL Classic. Bedanya dengan FPL Classic sudah pernah Mezzala bahas tuntas di Panduan Lengkap Main Game FPL Fantasy Premier League 2026/27 — di FPL Draft, tidak ada harga pemain sama sekali. Kekuatan skuad murni ditentukan oleh urutan pilih (draft order) dan ketajaman membaca pasar pemain yang tersisa, mirip fantasi liga Amerika (NFL/NBA fantasy) ketimbang belanja ala Classic.
Artikel ini merangkum strategi menyusun 15 pemain lewat draft pick, lengkap dengan gambaran pemain-pemain yang layak jadi prioritas di setiap ronde berdasarkan performa musim 2025/26 dan harga acuan FPL Classic 2026/27 (dipakai sebagai patokan nilai pasar, karena Draft tidak mengenal harga).
Daftar Isi Artikel FPL 2026/27 Fantasy Premier League
Apa Itu FPL Fantasy Premier League?
FPL adalah game fantasi sepak bola resmi yang dikelola langsung oleh Liga Primer Inggris (English Premier League) di fantasy.premierleague.com. Setiap manajer (istilah untuk pemain game FPL) menyusun skuad virtual berisi pemain-pemain asli dari 20 klub Liga Primer Inggris, lalu mengumpulkan poin berdasarkan performa nyata pemain-pemain tersebut di lapangan setiap laga/ matchday. FPL (Fantasy Premier League) punya dua mode permainan resmi yang cukup berbeda cara mainnya: FPL Classic dan FPL Draft.
Perbedaan FPL Classic dan FPL Draft Pick
FPL Classic
Ini mode yang paling umum dan jadi default saat orang menyebut “main FPL”:
- Budget: setiap manajer dapat dana virtual £100 juta untuk membeli skuad 15 pemain.
- Kepemilikan pemain: tidak eksklusif — pemain seperti Haaland bisa dimiliki jutaan manajer sekaligus, tidak ada batasan siapa yang “punya duluan”.
- Kapten: ada, poin pemain yang dijadikan kapten digandakan tiap gameweek.
- Chip/booster: ada 4 jenis (Wildcard, Free Hit, Bench Boost, Triple Captain), masing-masing 2x per musim (total 8 chip semusim).
- Cara dapat pemain baru: transfer bebas yang terus terkumpul tiap pekan; transfer ekstra di luar jatah gratis memotong 4 poin.
- Jumlah peserta: bisa jutaan orang sekaligus di seluruh dunia, bersaing di klasemen global maupun liga mini pribadi.
FPL Draft
Ini adalah mode game alternatif yang lebih cocok untuk liga privat kecil bareng teman/komunitas, namun Anda juga bisa memainkannya di Liga Publik dalam mode FPL Draft:
- Budget: tidak ada — tidak ada harga pemain sama sekali.
- Kepemilikan pemain: eksklusif. Skuad dibentuk lewat proses draft langsung (live) dengan format “snake” (urutan pilih dibalik tiap ronde biar adil). Begitu satu pemain dipilih satu manajer, pemain itu otomatis tidak bisa dimiliki manajer lain di liga yang sama — mirip fantasy football NFL/NBA.
- Kapten: tidak ada poin ganda.
- Chip/booster: tidak ada.
- Cara dapat pemain baru: lewat waiver, free agent, atau trade antar-manajer, bukan transfer bebas seperti Classic.
- Jumlah peserta: terbatas, 2–8 manajer per liga (liga privat saja).
Baca Juga: Hanya Ada 5 Pelatih Yang Sukses Juara Liga Inggris di Musim Pertamanya
Tabel Perbedaan FPL Classic dan FPL Draft Pick
| Aspek | FPL Classic | FPL Draft |
|---|---|---|
| Budget/harga pemain | Ada (£100 juta) | Tidak ada |
| Kepemilikan pemain | Pemain bisa sama dengan manajer lain | Eksklusif, satu pemain untuk satu manajer |
| Kapten (poin ganda) | Ada | Tidak ada |
| Chip (Wildcard, dll.) | Ada, 8 chip semusim | Tidak ada |
| Cara dapat pemain baru | Transfer bebas | Waiver, free agent, trade |
| Skala liga | Fleksibel, bisa jutaan orang | 2–8 manajer, privat |
Intinya: FPL Classic itu soal seberapa jago kamu mengalokasikan budget dan membaca kapan pakai chip, sedangkan FPL Draft murni soal seberapa tajam kamu membaca pasar pemain yang tersisa saat giliranmu memilih — karena begitu pemain diambil orang lain, kamu tidak bisa memilikinya sepanjang musim di liga itu.
FPL Draft: Format Draft Pick dan Komposisi Skuad FPL
Sama seperti FPL Classic, skuad FPL Draft tetap wajib berisi 15 pemain: 2 kiper, 5 bek, 5 gelandang, dan 3 penyerang. Bedanya, tidak ada batas maksimal 3 pemain per klub di banyak liga privat Draft (tergantung aturan commissioner liga), dan yang terpenting — begitu satu manajer memilih seorang pemain, pemain itu otomatis tidak bisa dipilih manajer lain di liga yang sama. Proses pemilihan berjalan langsung (live draft) dengan format “snake”: urutan pilih dibalik setiap ronde supaya adil bagi semua peserta.
Karena murni soal urutan pilih, tidak ada strategi “menghemat budget untuk penyerang mahal” seperti di Classic. Yang ada hanya satu pertanyaan di setiap giliran: pemain terbaik mana yang masih tersisa di papan?
Baca Juga: HP ini punya kipas di dalam mesin, harga 5 jutaan rupiah?
Strategi FPL Draft: Baca Snake Draft dengan Cermat
Sebelum masuk simulasi pilihan pemain, ada prinsip dasar yang perlu dipegang manajer FPL Draft:
- Ronde awal, ambil yang paling nyaris “tanpa risiko”. Di draft, dua-tiga pilihan pertama sebaiknya jatuh ke pemain dengan rekam jejak paling konsisten — bukan pemain dengan potensi ledakan tapi minutes tidak pasti.
- Manfaatkan posisi giliran. Kalau kebagian giliran akhir di ronde pertama (misalnya pilihan ke-10 dari 10 peserta), ingat bahwa giliran kedua akan datang lebih cepat lagi di ronde berikutnya (posisi ke-1) karena sistem snake. Manfaatkan momentum itu untuk memburu dua pemain “level sama” secara berurutan.
- Bek dan kiper boleh menyusul di pertengahan draft. Nilai gelandang dan penyerang biasanya jatuh lebih cepat karena rutenya ke poin lebih banyak (gol, assist, DefCon); bek papan atas dan kiper klub besar masih sering tersisa hingga ronde 4–6.
- Selalu punya rencana cadangan per posisi. Siapkan minimal 2–3 nama alternatif tiap kali giliran mendekat, karena pemain incaran bisa saja sudah diambil manajer lain sebelum giliran tiba.
Baca Juga: FPL 2026/27: Panduan Lengkap Main Game FPL Fantasy Premier League 2026/27
Simulasi FPL Draft Pick 15 Pemain per Posisi
Berikut gambaran pemain yang layak masuk radar draft pick, disusun dari yang paling diburu hingga opsi pelapis, berdasarkan performa 2025/26 dan status pra-musim 2026/27.
2 Kiper
Kiper bukan prioritas ronde awal draft — cukup pastikan mendapat satu kiper nomor satu yang nyaris tak tergeser dari klub dengan pertahanan solid, dan satu kiper cadangan murah sebagai pelapis.
- Kiper utama: kiper klub papan atas dengan status nomor satu tak tergoyahkan dan rekam jejak clean sheet tinggi musim lalu adalah target realistis di pertengahan draft.
- Kiper kedua: cukup ambil kiper dari klub papan tengah yang punya jadwal awal musim relatif ringan, sebagai opsi rotasi.
5 Bek
Bek jadi salah satu posisi paling berharga di FPL musim ini berkat fitur Defensive Contribution (DefCon) yang memberi 2 poin ekstra bagi bek yang mencatat kombinasi 10 clearance/block/interception/tackle dalam satu laga, jadi incar bek yang aktif bertahan sekaligus punya ancaman di set piece.
- Bek nomor satu: bek dari klub besar dengan ancaman gol dari set piece dan catatan clean sheet tinggi pada musim lalu pemain seperti ini mencatat total poin tertinggi ketiga sepanjang sejarah untuk seorang bek, dengan kombinasi gol, assist, dan clean sheet yang banyak, ditambah kontribusi bertahan yang jauh melampaui rekan-rekan setimnya.
- Bek kedua–ketiga: bek-bek klub papan tengah yang nyaris selalu bermain penuh 90 menit adalah incaran solid untuk mengejar poin DefCon secara konsisten, meski bukan tipe pencetak gol.
- Bek keempat–kelima: lengkapi dengan bek murah dari klub promosi atau papan bawah yang punya peran nailed-on sebagai starter, cukup untuk rotasi dan jaga-jaga cedera pemain inti.
Baca Juga: Motor Bensin vs Motor Listrik: Hemat Mana?
5 Gelandang
Ini biasanya posisi paling ramai diperebutkan di draft karena rute ke poin paling banyak (gol, assist, DefCon, bahkan clean sheet 1 poin).
- Gelandang nomor satu: dengan absennya Mohamed Salah salah satu ikon lini tengah Liga Primer musim ini usai pindah dari Liverpool, gelandang playmaker Manchester United Bruno Fernandes kini disematkan sebagai salah satu pemain termahal di FPL musim 2026/27, hasil dari sembilan gol dan 24 assist yang membawanya nyaris menyamai raihan poin top scorer musim lalu. Pemain semacam ini realistis jadi buruan ronde pertama draft.
- Gelandang kedua: playmaker lini tengah klub besar lain yang diprediksi mendapat tanggung jawab tendangan penalti dan sepak pojok menyusul kepergian bintang lama tetap jadi opsi kuat di ronde awal-menengah.
- Gelandang ketiga: gelandang box-to-box yang rutin mencatat kombinasi tekel-intersepsi tinggi, cocok diburu karena rutin panen poin DefCon di samping ancaman gol sesekali.
- Gelandang keempat–kelima: pemain dengan menit bermain yang mulai stabil di klub papan tengah bisa jadi diferensial murah, berpotensi jadi kejutan musim ini bila mendapat kepercayaan penuh dari pelatih baru.
3 Penyerang
- Penyerang nomor satu: Pemain Man City Erling Braut Haaland satu nama sudah pasti berada di puncak daftar penyerang termahal musim ini, dipatok pada harga rekor yang jauh melampaui siapa pun dalam sejarah FPL, hasil dari musim lalu yang mencetak 27 gol dan delapan assist dalam 35 penampilan liga. Mayoritas manajer FPL sudah memastikan memilihnya lebih dulu dan hampir pasti akan menjadikannya kapten di gameweek mana pun jadi wajar bila pemain ini jadi pilihan pertama nyaris di semua liga draft.
- Penyerang kedua: penyerang klub besar lain yang tampil menjanjikan di musim debutnya di Liga Primer, dengan rekam jejak mencetak gol penting di kompetisi Eropa, jadi opsi solid untuk mendampingi penyerang utama.
- Penyerang ketiga: striker klub papan tengah dengan catatan gol musim lalu yang kompetitif bisa jadi opsi pelapis realistis di pertengahan-akhir draft, terutama bila jadwal awal musimnya bersahabat.
Baca Juga: Analisis dan Prediksi FA Community Shield 2026: Arsenal vs Manchester City
Tips Menyusun Skuad FPL Draft Pick di FPL 2026/27
- Jangan buru-buru menutup lini tengah di ronde awal. Karena gelandang adalah posisi paling diburu, wajar bila banyak manajer mengambil dua-tiga gelandang beruntun di ronde pertama. Manfaatkan momen itu untuk menyambar bek atau penyerang papan atas yang justru masih tersisa di papan.
- Perhatikan fixture (jadwal) enam gameweek pertama. Klub dengan lawan-lawan promosi atau papan bawah di awal musim layak diprioritaskan untuk pemain-pemain “on the fence” termasuk incaran kapten pertama Anda.
- Manfaatkan fitur DefCon secara sadar. Sejak diperkenalkan musim 2025/26, bek dan gelandang dengan gaya main agresif bertahan kini punya rute tambahan ke poin. Jangan hanya menilai bek dari clean sheet dan gol semata.
- Siapkan strategi waiver sejak hari pertama. Karena FPL Draft tidak mengenal transfer bebas seperti FPL Classic, pemain yang lolos dari radar draft hanya bisa didapat lewat waiver, free agent, atau trade antar-manajer — pantau terus papan waiver di pekan-pekan awal musim.
- Jangan abaikan kiper dan bek cadangan. Karena tidak ada kapten pengganda poin otomatis seperti Classic, konsistensi lebih penting dari ledakan sesaat — pemain yang nyaris selalu 90 menit lebih berharga daripada pemain rotasi meski secara nama lebih tenar.
- Diskusikan aturan liga sebelum draft dimulai. Batas pemain per klub, jumlah manajer per liga (2–16 manajer), serta mekanisme trade sangat bergantung pada pengaturan commissioner liga privat masing-masing — pastikan semua peserta sepakat di awal agar tidak ada perdebatan di tengah musim.
Penutup
FPL Draft menuntut kejelian membaca papan pemain secara real-time, bukan sekadar kalkulasi budget seperti FPL Classic. Modal utamanya adalah riset sebelum hari-H: kenali pemain incaran di tiap posisi, siapkan daftar cadangan, dan pahami pola snake draft supaya tidak kehabisan opsi di ronde-ronde krusial. Yang terpenting, karena skuad Draft bersifat eksklusif per liga, keberuntungan urutan pilih tetap berperan — tapi manajer yang paling siap dengan riset biasanya tetap unggul dalam jangka panjang satu musim penuh. Selamat berkompetisi di FPL 2026/27.
Untuk memahami dasar-dasar FPL secara menyeluruh — termasuk sistem poin, chip/booster, dan perbandingan lengkap FPL Classic vs FPL Draft — baca panduan lengkap Mezzala di Panduan Lengkap Main Game FPL Fantasy Premier League 2026/27.
Referensi
- Fantasy Premier League, situs resmi: fantasy.premierleague.com/en/player-list
- Mezzala.id — “Panduan Lengkap Main Game FPL Fantasy Premier League 2026/27“
- Premier League — “The Scout’s MUST-HAVES for start of 2026/27 FPL”
- Premier League — “The Scout’s analysis of 15 key player prices in 2026/27 Fantasy“
- Fantasy Football Scout — “FPL 2026/27 price reveals live: Haaland, Gabriel + Bruno all rise”
- WhoScored — “Top 5 Most Expensive FPL Players This Season Ft. Erling Haaland”
- FPL Focal — “Haaland, Bruno, Joao Pedro, 3 Pemain Wajib di Skuad FPL 2026/27“
Catatan: harga dan status pemain bersifat dinamis menjelang deadline Gameweek 1 — selalu cek pembaruan terbaru langsung di fantasy.premierleague.com sebelum draft dimulai.
