Kamis, 20 Agustus 2026 M· Edisi Nasional
Melihat CelahMengisi RuangMembuka Arah
Breaking
IKLANRuang Iklan Atas970×90 Leaderboard
OlahragaDepth

5 Pelatih Yang Berhasil Juara Liga Inggris di Musim Pertama Debut: Bagaimana Xabi Alonso di Chelsea?

5 Pelatih Yang Berhasil Juara Liga Inggris di Musim Pertama Debut Bagaimana Xabi Alonso di Chelsea - Jose Murinho - Ancelotti - Antonio Conte - Arne Slot - Pellegrini - Louis Van Gaal - Eric Ten Hag - Sir Alex Ferguson - Manchester United - Manchester City - Liverpool - English Premier League managers who won the league in their first season
5 Pelatih Yang Berhasil Juara Liga Inggris di Musim Pertama Debut Bagaimana Xabi Alonso di Chelsea

Mezzala – Menjuarai Liga Inggris/ English Premier League (EPL), kompetisi liga domestik paling kompetitif di dunia, bukanlah tugas yang mudah. Banyak pelatih atau manajer top dunia membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk membangun kedalaman skuad, menyesuaikan taktik, serta memahami kerasnya fisik permainan di Inggris sebelum akhirnya bisa mengangkat trofi bergengsi tersebut. Pelatih sukses seperti Sir Alex Ferguson, Arsène Wenger, hingga Pep Guardiola dan Jürgen Klopp membutuhkan setidaknya dua hingga tiga musim untuk membawa timnya memuncaki takhta Inggris.

Namun dalam sejarah kasta tertinggi sepak bola Inggris sejak era English Premier League dimulai pada 1992, terdapat deretan manajer istimewa yang mampu mematahkan stigma tersebut. Mereka berhasil menjuarai Premier League tepat di musim debutnya menangani klub.

Berikut ulasan mendalam mengenai para juru taktik fenomenal yang berhasil mencatatkan namanya dalam sejarah dengan menjuarai kompetisi English Premier League di musim pertamanya.

IKLANRuang Iklan In-Artikel300×250 / responsif

José Mourinho (Chelsea – 2004/2005)

Kedatangan José Mourinho ke Chelsea pada musim panas 2004 menandai dimulainya era baru di English Premier League. Setelah membawa FC Porto menjuarai Liga Champions, juru taktik asal Portugal yang menjuluki dirinya sebagai “The Special One” ini langsung memberikan dampak instan. Ia pada dasarnya menyebut dirinya “I am A Special One” bukan “The Special One”.

“Saya bukan pelatih kelas “botol”, saya telah menjuarai kompetisi Eropa, kalian jangan menyebut saya arogan. Sir Alex Ferguson adalah satu-satunya pelatih di Liga Inggris yang menjuarai Liga Champions Eropa.” José Mourinho (dalam wawancara musim 2004/2005)

José Mourinho membangun benteng pertahanan paling tangguh dalam sejarah kompetisi. Mengandalkan kombinasi Petr Čech di bawah mistar, duet kokoh John Terry dan Ricardo Carvalho yang ia bawa dari Porto, serta Didier Drogba sebagai penyerang, Chelsea tampil sangat dominan. Di akhir musim 2004/2005, The Blues keluar sebagai juara dengan mengumpulkan 95 poin dan hanya kebobolan 15 gol sepanjang musim, ini adalah rekor kebobolan paling sedikit yang belum terpecahkan hingga saat ini.

10 Pemain pertama yang didatangkan José Mourinho ke Chelsea musim 2004/05: Petr Cech dari Rennais (GK), Ricardo Carvalho dari Porto (DEF), Paulo Fereira dari Porto (DEF), Jiri Jarosik dari CSKA Moskow (DEF), Alex dari Santos (DEF), Alcides dari EC Vitoria (DEF), Tiago Mendes dari Benfica (MID), Arjen Robben dari PSV (FW), Mateja Kezman dari PSV (FW). Didier Drogba dari Marseille (FW).

Pada musim 2005/06, José Mourinho mendatangkan beberapa pemain: Asier Del Horno dari Athletic Bilbao (DEF), Slobodan Rajkovic dari Liga Serbia (DEF), Lassana Diarra dari Le Havre (MID), Michael Essien dari Lyon (MID), Maniche dari Dynamo Moskow (MID), Wright-Phillips dari Man City (FW). Mourinho juga memulangkan dari pinjaman yaitu Wayne Bridge dari Fulham (DEF), dan Hernan Crespo AC Milan (FW).

Chelsea juara EPL dua musim berturut-turut hingga publik dan jurnalis Inggris menyebut “Boring Chelsea” (Chelsea membosankan) karena Chelsea sering memenangkan laga, ini tidak adil bagi José Mourinho dan Chelsea sebab klub lain yang mendominasi Liga Inggris sebelumnya yaitu Manchester United dan Arsenal tidak pernah “dimusuhi” oleh publik.

Baca Juga: Analisis The FA Community Shield 2026 Arsenal vs Man City

Carlo Ancelotti (Chelsea – 2009/2010)

Lima tahun setelah era pertama Mourinho, Chelsea kembali mengulang tinta emas menjuarai Liga Primer Inggris di bawah pelatih debutan di Liga Inggris yaitu Carlo Ancelotti. Don Carlo datang dari AC Milan pada musim panas 2009, Ancelotti membawa filosofi sepak bola menyerang yang atraktif ke Stamford Bridge.

Pada akhir musim di semua pertandingan kompetisi, Carlo Ancelotti berhasil membawa Chelsea menyabet dua gelar yaitu Liga Primer Inggris dan Piala FA. Gol terbanyak yaitu Didier Drogba 37 gol, Frank Lampard 27 gol, Florent Malouda 15 gol. Chelsea bukan hanya mengakhiri musim 2009/2010 sebagai juara English Premier League saja tapi juga sekaligus memecahkan rekor produktivitas gol saat itu dengan mencetak 103 gol dan mengemas selisih gol +71. Tak hanya itu, Carlo Ancelotti juga menyempurnakan musim debutnya dengan meraih gelar Double Winner usai memenangkan kompetisi FA Cup.

Chelsea gugur di Piala Liga Carling Cup (saat ini dikenal Carabao Cup sesuai nama sponsor) kalah adu pinalti di babak 8 besar vs Blackburn Rovers. Chelsea juga gugur di Liga Champions Eropa pada musim 2009/10 usai takluk dari Inter Milan yang saat itu dilatih oleh mantan pelatih Chelsea José Mourinho. Laga panas bertajuk misi balas dendam Mourinho yang dipecat oleh Chelsea mengakhiri laga babak 16 besar UCL 2009/2010 dengan dua leg agregat Inter Milan 3-1 Chelsea, gol Inter Milan dicetak oleh Diego Milito, Cambiasso, Samuel Eto’o sedangkan Chelsea harus puas dengan satu gol Salomon Kalou.

Manuel Pellegrini (Manchester City – 2013/2014)

Manuel Pellegrini mencatatkan namanya sebagai manajer asal Amerika Selatan pertama alias non-Eropa yang sukses menjuarai English Premier League. Pellegrini ditunjuk sebagai pelatih Manchester City pada musim panas 2013 untuk menggantikan Roberto Mancini, Pellegrini menerapkan gaya bermain menyerang yang sangat fleksibel.

Dalam persaingan gelar juara yang sengit melawan Liverpool, Manchester City tampil konsisten hingga pekan terakhir. Mengandalkan performa puncak Yaya Touré di lini tengah serta ketajaman Sergio Agüero dan Edin Džeko, Pellegrini membawa Man City memuncaki klasemen akhir musim 2013/2014 dengan keunggulan dua poin atas Liverpool dan unggul empat poin atas Chelsea. Persaingan ketat 3 klub ini sangat menghibur hingga akhir musim, terlebih lagi Liverpool yang saat itu sangat tajam mencetak 101 gol semusim EPL duet Luis Suarez dan Sturridge di bawah pelatih Brendan Rogers, namun Manchester City berhasil juara EPL dengan unggul dua poin.

Fakta unik Manuel Pellegrini melatih Real Madrid musim 2009/2010, saat itu Madrid sukses meraih 96 poin di La Liga menjadikan rekor poin terbanyak Real Madrid di kompetisi La Liga Spanyol dan mencetak 102 gol, namun sialnya bagi Madrid harus puas di posisi kedua karena FC Barcelona meraih 99 poin yang saat itu dilatih Pep Guardiola. Kritik tajam kepada pelatih Manuel Pellegrini sebab andai saja Real Madrid tidak kalah di dua laga El-Clasico di La Liga (kalah 1-0 pada November 2009 dan kalah 0-2 pada April 2010), maka Madrid bisa juara La Liga musim 2009/2010.

Baca Juga: The FA Community Shield 2026: Statistik Pertandingan Arsenal 3-0 Manchester City

Antonio Conte (Chelsea – 2016/2017)

Setelah Chelsea mengalami musim yang buruk pada 2015/2016 yang saat itu secara ajaib dijuarai oleh Leicester City di bawah asuhan Claudio Ranieri yang dulunya pernah melatih Chelsea 2000-2004. Ranieri dipecat oleh Roman Abramovich karena Chelsea finish di posisi kedua pada musim 2003/2004, sial bagi Ranieri yang saat itu bersaing dengan klub rival kota London yaitu Arsenal yang saat itu menjuarai Liga Primer Inggris dengan catatan The Invicibles. Selanjutnya Ranieri digantikan Mourinho, dan uniknya salah satu alasan Mourinho dipecat Chelsea pada musim 2015/2016 adalah saat kalah dari Leicester yang dilatih Claudio Ranieri.

Pada musim 2016/2017 Chelsea kembali membuktikan keampuhan menunjuk manajer baru berkelas dunia, dan lagi-lagi dari Italia, ya Chelsea sepertinya memang jodoh dengan Pelatih Italia, Pemain Italia maupun Pemain yang pernah merumput di Serie-A liga italia. Menyusul hasil kurang memuaskan di awal musim, Antonio Conte melakukan perubahan taktis berani dengan menerapkan formasi 3-4-2-1 dan 3-4-3. Skema tersebut terbukti sangat ampuh dan membawa The Blues mencatatkan rentetan 13 kemenangan beruntun di Premier League. Chelsea menutup musim 2016/2017 sebagai juara dengan mengumpulkan 93 poin. Chelsea unggul 15 poin atas Manchester City yang dilatih Pep Guardiola yang keduanya sama-sama debut melatih di Liga Inggris.

Rentetan rekor Chelsea di bawah pelatih Antonio Conte: 30 Kemenangan di Liga Inggris, Chelsea menjadi tim pertama dalam sejarah English Premier League (era 38 pertandingan) yang berhasil mencatatkan 30 kemenangan dalam satu musim liga. 13 Kemenangan Beruntun: Chelsea mencatatkan rekor kemenangan beruntun terpanjang dalam satu musim Premier League pada saat itu (dimulai dari mengalahkan Hull City 2-0 hingga Stoke City 4-2). Rekor Kandang Terbanyak: Meraih 17 kemenangan dari 19 pertandingan kandang di stadion Chelsea Stamford Bridge. Penghargaan Individu Antonio Conte: Menyabet gelar Premier League Manager of the Season dan mencetak sejarah dengan memenangi penghargaan Manager of the Month selama 3 bulan berturut-turut (Oktober, November, Desember 2016).

Pemain pekerja keras, bermental baja dan leadership yaitu Cesar Azpilicueta menjadi andalan Antonio Conte di lini belakang. Azpilicueta bersama Gary Cahill dan David Luiz. Diego Costa dan Eden Hazard tampil luar biasa, N’Golo Kante meraih penghargaan PFA Players’ Player of the Year serta FWA Footballer of the Year. Cesc Fabregas menjadi super-sub paling efektif dengan mengemas 12 assist di Premier League.

Antonio Conte berhasil membawa Chelsea juara EPL musim 2016/17 dan hampir memenangkan gelar piala FA andai saja tidak kalah dari Arsenal di babak final yang saat itu pemain andalan Conte sebagai wing-back kanan Victor Moses dihukum kartu merah pada menit ke-68 yang dianggap diving di kotak pinalti Arsenal.

Baca Juga: Owalah Ini Dia Kesalahan Generasi Milenial Dalam Keuangan

Arne Slot (Liverpool – 2024/2025)

Menggantikan sosok legendaris seperti Jürgen Klopp di Liverpool dianggap banyak pihak sebagai salah satu pekerjaan paling sulit di dunia sepak bola. Namun, Arne Slot membuktikan keraguan tersebut tidak beralasan. Arne Slot datang dari Feyenoord klub Liga Belanda pada musim panas 2024, pelatih asal Belanda ini mampu melakukan transisi tim secara mulus.

Slot mempertahankan fondasi agresivitas era Klopp, namun menambahkan kontrol taktis dan penguasaan bola yang lebih tenang. Hasilnya sungguh luar biasa. Liverpool tampil dominan dan konsisten sepanjang musim 2024/2025, hingga akhirnya mengunci gelar juara Premier League saat musim masih menyisakan empat pertandingan. Keberhasilan ini menjadikan Arne Slot pelatih asal Belanda pertama yang sukses menjuarai Premier League.

Baca Juga: Infinix HOT 70 Pro: Pertama Kalinya Seri HOT Infinix Pakai Chipset Jaringan 5G

Daftar Pelatih Asal Belanda Sebagai Pelatih Yang Juara Bersama Klub Inggris Namun Tidak Juara Liga Primer Inggris

Pelatih asal Belanda yang meraih gelar juara bersama klub Inggris namun tidak juara Liga Primer Inggris adalah: Eric Ten Haag bawa Manchester United juara Piala Liga Carabao Cup 2023 dan FA Cup 2024. Louis Van Gaal bawa Manchester United juara FA Cup 2016. Guus Hiddink bawa Chelsea juara FA Cup 2009. Ruud Gullit mantan pemain AC Milan ini sebagai pemain yang sekaligus pelatih Chelsea yang berhasil juara Piala FA 1997.

Faktor Penentu Kesuksesan Instan Pelatih Yang Juara Liga Inggris di Musim Pertama

Menjuarai Premier League pada musim pertama membutuhkan kombinasi berbagai faktor krusial:

  • Struktur Skuad yang Matang: Sebagian besar manajer dalam daftar ini mewarisi materi pemain bertalenta tinggi yang hanya membutuhkan penyesuaian taktis kecil atau dorongan mental baru.
  • Kejelasan Filosofi dan Taktik: Jose Mourinho dengan pertahanan kokohnya dan transisi cepat Counter-Attack, Antonio Conte dengan sistem tiga bek dan permainan sayapnya, maupun Arne Slot dengan struktur penguasaan bola dan lini tengah yang pekerja keras, semuanya memiliki visi taktis yang jelas sejak hari pertama.
  • Adaptasi Cepat: Mampu beradaptasi secara cepat dengan jadwal padat dan intensitas fisik khas sepak bola Inggris adalah kunci utama keberhasilan mereka.

Baca Juga: Awalnya Kerja Kantoran Tapi Jadi Petani Sawi Yang Hebat

Bagaimana Xabi Alonso di Chelsea?

Xabi Alonso membawa bekal impresif dari pengalamannya meelatih Bayer Leverkusen yang juara Bundesliga Jerman dan juga sempat melatih Real Madrid kemudian. Pertanyaan besar adalah apakah Xabi Alonso mampu membawa Chelsea juara Liga Inggris di musim pertama kepelatihannya di Liga Inggris. Keberhasilan ini akan menyamai catatan rekor pelatih seperti Mourinho, Ancelotti, Pellegrini, Conte dan Arne Slot yang mampu menjuarai Liga Primer Inggris di musim debutnya.

Menjelang tutupnya bursa transfer, Xabi Alonso masih banyak PR di Chelsea untuk merapikan skuad nya yang masih gemuk. Ya sejak kepemimpinan Todd Boehly dan Beghdad Iqbali, Chelsea adalah klub paling boros di dunia. Arah Chelsea saat ini bukan hanya olahraga sepakbola tapi juga bisnis jual beli maupun meminjamkan pemain muda ke klub lain. Pada musim 2026/2027 Chelsea berada di posisi yang serupa seperti Chelsea 2016/2017 yaitu tidak ikut serta di kompetisi eropa. Akankah Xabi Alonso mampu membawa Chelsea juara di musim debutnya melatih di Liga Primer Inggris?

English Premier League Managers Who Won The League In Their First Season

Catatn: Sir Alex Ferguson bisa juga dikatakan masuk dalam daftar ini karena Manchester United juara pada era pertama Liga Primer Inggris, namun Sir Alex sudah melatih Man United di musim sebelumnya. Claudio Ranieri juga bisa dikatakan termasuk dalam daftar ini karena musim pertamanya saat melatih Leicester City dan berhasil juara 2015/2016, namun Ranieri sebelumnya sudah melatih Chelsea sejak tahun 2000-2004.

Sumber: English Premier League, Wikipedia English Premier League, Chelsea Klub Paling Komplit Piala,

Baca Juga: Efek Rashomon dalam Seni Teknik Struktur Film

Bagikan: WhatsApp X Facebook Telegram
✍️ Redaksi Mezzala.id
MEZZALA (mezzala.id), Media Digital Indonesia, Email: redaksi@mezzala.id
IKLANRuang Iklan Bawah970×90 / responsif
🏠Beranda 📰Terkini 🕌Cahaya Islam Premium