Kamis, 20 Agustus 2026 M· Edisi Nasional
Melihat CelahMengisi RuangMembuka Arah
Breaking
IKLANRuang Iklan Atas970×90 Leaderboard
FilmDepth

Review Drama Korea Extraordinary Attorney Woo (2022) Park Eun-Bin Berperan Sebagai Pengacara Autis

Drama Korea Extraordinary Attorney Woo - Kdrama Extraordinary Attorney Woo - Korean Drama Netflix - Park Eun-Bin - Pengacara Autis - Drakor Pengacara Autis
Drama Korea Extraordinary Attorney Woo - Kdrama Extraordinary Attorney Woo - Korean Drama Netflix - Park Eun-Bin

Mezzala – Lebih dari tiga tahun lalu serial drama korea Extraordinary Attorney Woo (2022) Park Eun-Bin berperan sebagai pengacara autis. Akting Park Eun-Bin sebagai Woo Young-Woo yaitu pengacara jenius dengan gangguan spektrum autisme di Kdrama Extraordinary Attorney Woo (2022) mengantarkan Park Eun-Bin meraih penghargaan Grand Prize Daesang di Baeksang Arts Awards ke-59 pada 28 April 2023 di Incheon Korea Selatan, penghargaan serial televisi tertinggi di Korea Selatan.

Serial Drama Korea Extraordinary Attorney Woo 2022 diproduksi oleh Rumah Studio Film ASTORY yang disiarkan di Tv ENA Korea Selatan dibawah naungan perusahaan SkyTv milik KT Group SkyLife Korea Selatan, dan disiarkan di Netflix. Kdrama Extraordinary Attorney Woo disutradarai oleh Yoo In-shik. Sutradara Yoo In-shik telah banyak menggarap serial drama korea yang bagus dan memiliki rating penonton yang tinggi diantaaranya Robber (2008), History of Salaryman (2012), Incarnation of Money (2013), You Are All Surrounded (2014), Mrs. Cop (2015), Vagabond (2019) dan tiga musim serial drama korea Dr. Romantic (2016), Dr. Romantic 2 (2020), dan Dr. Romantic 3 (2023), The WONDERfools (2026). Sutradara Yoo In-Shik menggarap drama korea terbaru bulan Oktober 2026 berjudul 100 Days of Deception dibintangi oleh Kim You-Jung (lahir 1999) pernah meraih penghargaan aktris cilik terbaik di serial drama korea The Moon Embracing The Sun (2012) yang saat itu juga bersama Kim So-Hyun (lahir 1999) meraih penghargaan aktris cilik terbaik dalam drama tersebut.

Baca Juga: Pengacara Ini Membela Kasus Klien Hantu

IKLANRuang Iklan In-Artikel300×250 / responsif

Drama Korea Extraordinary Attorney Woo Bukan Drama Hukum Biasa

Secara umum drakor Extraordinary Attorney Woo tampak seperti drama genre hukum episodik umum yaitu: satu kasus, satu episode, satu hikmah pelajaran hidup. Tapi yang membuatnya bertahan dalam ingatan penonton bukan alur kasusnya, melainkan cara serial drakor ini menempatkan seorang karakter di spektrum autisme sebagai protagonis utuh bukan pelengkap kisah orang lain.

Drama Korea Extraordinary Attorney Woo ini memiliki kekuatan utama yang nyaris seluruhnya bertumpu pada bagaimana aktris Park Eun-Bin menghidupkan detail-detail kecil karakter pengacara autis bernama Woo Young-Woo, dari cara tangannya kaku saat dipeluk, hingga fiksasinya pada ikan paus yang adegannya berulang muncul di sepanjang cerita drakor ini.

Baca Juga: HP Tecno Pova 8 punya Fitur Alive Matrix Display Notifikasi

Penilaian itu sejalan dengan keputusan juri Baeksang Arts Awards ke-59 (2023): aktris Park Eun-Bin (Extraprdinary Attorney Woo) memenangkan Grand Prize Daesang ia mengalahkan nama-nama aktor dan aktris besar yaitu Choi Min-sik (Big Bet), Kim Hye-soo (Under The Queen’s Umbrella) Lee Byung-hun (Our Blues), Song Hye-kyo (The Glory), Lim Ji-yeon (The Glory), Hwang Jung-min (Narco-saints), Ha Jung-woo (Narco-saints), Jo Woo-jin (Narco-saints), Song Joong-ki (Reborn Rich), Lee Sung-min (Reborn Rich), Bae Suzy (Anna), Kim Ji-won (My Liberation Notes). Hal ini memang telah diakui bahwa karakter pengacara autis Woo Young-Woo sangat luar biasa diperankan oleh Park Eun-Bin dalam Kdrama Extraordinary Attorney Woo.

Popularitas besar tidak membuat serial ini bebas kritik, dan justru di titik inilah letak nilai diskusinya yang masih relevan hingga sekarang. Dua isu utama terus muncul kembali di ruang diskusi daring. Pertama, soal judul asli serial dalam bahasa Korea 이상한 변호사 우영우 (Yisanghan Byeonhosa WooYoungWoo) yang secara harfiah arti kata yisanghan atau isanghan dalam bahasa inggris adalah weird, strange, extraordinary, dan dalam bahasa indonesia biasa disebut aneh, luar biasa (di luar kebiasaan), istimewa. Bagi sebagian penonton, termasuk bagi beberapa orang yang memiliki kerabat yang spektrum autisme, menilai bahwa pemilihan kata “aneh” berpotensi menyakiti perasaan. Kedua, soal representasi: apakah satu karakter orang autis yang digambarkan sangat fungsional dan jenius bisa mewakili spektrum autis yang sebenarnya sangat luas dan beragam.

Menurut redaksi media Mezzala bahwa judul drama korea Extraordinary Attorney Woo dinilai bermaksud menggambarkan perjalanan dari “terlihat aneh” menjadi “dipahami”, bukan mengejek, sementara soal representasi dinilai wajar satu karakter autis tidaklah mampu mewakili seluruh spektrum autisme, selama karakter itu ditulis dengan hormat dan berdasar pada perilaku yang memang dikenali secara klinis pada sebagian penyandang autisme yang berprofesi sebagai pengacara pembela klien dalam persidangan.

Baca Juga: Review Spesifikasi HP OPPO Find X9 Ultra Kamera Hasselblad Harga IDR 27 Juta

Penulisan Naskah Kdrama Extraordinary Attorney Woo Terkesan Masih Kurang Solid di Babak Kedua (Pertengahan Cerita)

Di luar isu representasi, kritik teknis paling konsisten yang muncul baik dari penonton umum maupun ulasan kritis di website, bolg, dan medsos adalah soal kualitas penulisan yang menurun di paruh kedua serial drama korea Extraordinary Attorney Woo (2022). Beberapa alur seperti perubahan sikap karakter pengacara Kwon Min-woo Hanbada Law Firm dari antagonis kantor berubah menjadi simpatik, dan keputusan CEO Taesan Law Firm mengorbankan ambisi politiknya, dinilai terjadi terlalu cepat tanpa fondasi konteks yang cukup dalam episode-episode sebelumnya.

Hal ini yang membuat sebagian kritikus memberi nilai akhir tidak sempurna untuk keseluruhan serial, meski performa akting utamanya dipuji tanpa syarat. Ketimpangan kualitas antara paruh pertama dan kedua ini jadi salah satu pelajaran yang kerap dibahas di kelas-kelas penulisan skenario drama Asia, sebagai contoh kasus bagaimana kekuatan akting bisa menutupi kelemahan struktur cerita di mata sebagian besar penonton.

Baca Juga: Buah dan Sayur Ini Jadi Skincare Alami

Film Pengacara Autis/ Drakor Pengacara Autis Extraordinary Attorney Woo Netflix Ini Layak Ditonton

Tiga tahun bukan waktu singkat dalam siklus hidup sebuah hiburan industri film streaming movie maupun serial drama, kebanyakan judul sudah dilupakan jauh sebelum itu. Namun drakor Extraordinary Attorney Woo (2022) masih ramai ditonton di Netflix sebagian karena warisan penghargaannya, tapi lebih besar lagi karena perdebatan yang dipicunya soal representasi disabilitas belum benar-benar tuntas di industri hiburan Asia secara umum.

Dalam pidato kemenangannya di acara Baeksang 2023, aktris Park Eun-Bin mengutip baris favoritnya dari serial ini: bahwa hidup Young Woo boleh jadi tidak biasa, tapi tetap berharga dan indah. Kalimat itu dan cara jutaan penonton meresponsnya telah menjelaskan kenapa drama ini masih jadi rujukan setiap kali topik representasi orang autisme di layar kaca menjadi tontonan yang layak berkat keterampilan akting pemeran, penulisan naskah cerita yang bagus dan arahan sutradara Yoo In-shik yang telah memenangkan penghargaan sutradara terbaik Baeksang ke-53 (Dr. Romantic 2017) dan sutradara terbaik Baeksang ke-59 (Extraordinary Attorney Woo 2022).

Bagi penonton yang belum menonton, Extraordinary Attorney Woo tetap layak ditonton bukan karena penulisan naskah kasusnya yang sempurna, melainkan karena akting Park Eun-Bin yang menghidupkan drama ini, bagaimana seharusnya layar kaca menggambarkan seseorang autis yang berbeda dari orang pada umumnya, tanpa mereduksinya menjadi objek belas kasihan atau bahan tontonan semata.

Baca Juga: Cara Memilih Gamis Wanita Yang Nyaman Adem Syar’i

Referensi

  • Asianwiki — Sutradara Yoo In-shik — asianwiki.com
  • IMDb — Isanghan Byeonhosa UyeongU — IMDb.com
  • Wikipedia — 59th Baeksang Arts Awards — en.wikipedia.org
  • Koala’s Playground — Baeksang Insiders Reveal Park Eun Bin Won Daesang by Unanimous 7-Votes — koalasplayground.com
  • Sportskeeda — Park Eun Bin Makes People Emotional With Daesang Speech — sportskeeda.com

Catatan Redaksi: Bagian analisis kritis di atas (representasi autisme & kelemahan babak kedua pertengahan alur cerita) merupakan sudut pandang redaksi Mezzala dan kritikus film independen serta opini penonton yang dikutip dengan atribusi yang jelas bukan klaim medis Mezzala. Untuk isu autisme secara klinis, rujuk sumber medis berlisensi.

Bagikan: WhatsApp X Facebook Telegram
✍️ Redaksi Mezzala.id
MEZZALA (mezzala.id), Media Digital Indonesia, Email: redaksi@mezzala.id
IKLANRuang Iklan Bawah970×90 / responsif
🏠Beranda 📰Terkini 🕌Cahaya Islam Premium